Salah satu tradisi di Kebumen, tempat asal saya adalah
Ruwahan. Tepatnya ini adalah tradisi di
Dukuh
Kuwarisan Kelurahan Panjer Kecamatan Kebumen. Tradisi ini, dilakukan pada bulan Muharam(Sura).
Pada bulan Muharam, setiap kepala keluarga akan membuat
ingkung sejumlah anggota keluarganya baik ynag tinggal di Kebumen maupun di
luar kebumen. Ingkung adalah ayam yang dimasak utuh tanpa dipotong sedikitpun
dan tak boleh disentuh sebelum Kaum (tetua agama) membacakan doa di masjid Banyumudal
yang sudah ditentukan(sudah turun-temurun dilakukan di masjid tersebut. Biasanya,
setipa warga akan membawa ingkung ke kantor kelurahan. Kemudian ingkung akan
diarak menuju Masjid Banyumudal untuk didoakan. Barulah setelah itu ingkung
bias dimakan. Kegiatan ini dipercaya sebagai upaya
menolak bala di awal tahun. Bagi orang
yang percaya, mereka yakin bila tak melakukan upacara ini, keluarganya akan
mengalami kesialan bertubi-tubi.
Itulah salah satu budaya yang masih ada di Kebumen.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar